Gaya Hidup di Angkirangan Wong Jawa
Angkringan biasa buka mulai sore hari hingga larut malam. Gerobak angkringan (berasal dari bahasa Jawa “angkring” yang artinya duduk santai) biasa ditutupi dengan kain terpal, dengan bangku buat pembeli terletak di depan dan sisi-sisinya. Satu angkringan biasa muat untuk delapan orang. Bila pengunjung cukup banyak, penjual umumnya menyediakan bangku tambahan atau malah tikar.
Menu khas yang ada di angkringan? Yang pertama adalah nasi kucing — yakni nasi bungkus dengan porsi kecil dengan lauk sejumput oseng tempe atau sambal teri. Kecilnya porsi nasi bungkus ini mengesankan porsi makan kucing, sehingga jadilah nasi bungkus ini dinamakan nasi kucing. Makanan pendampingnya adalah gorengan, sate telur burung puyuh, sate usus, kepala ayam, ceker ayam, tempe-tahu bacem, kerupuk, rambak, serta makanan kecil lainya.
Menu khas yang ada di angkringan? Yang pertama adalah nasi kucing — yakni nasi bungkus dengan porsi kecil dengan lauk sejumput oseng tempe atau sambal teri. Kecilnya porsi nasi bungkus ini mengesankan porsi makan kucing, sehingga jadilah nasi bungkus ini dinamakan nasi kucing. Makanan pendampingnya adalah gorengan, sate telur burung puyuh, sate usus, kepala ayam, ceker ayam, tempe-tahu bacem, kerupuk, rambak, serta makanan kecil lainya.
Salah satu angkringan yang paling terkenal di Yogyakarta adalah Angkringan Kopi Joss Lik Man di seputaran Stasiun Tugu. Kini banyak pula angkringan yang mengadopsi teknologi dan tren masa kini, misalnya angkringan yang menyediakan Wi-Fi gratis atau menggelar nonton bareng pertandingan sepak bola.
Jadi, jangan lupa mampir ke angkringan. Selain hemat, kenyang, Anda juga dapat mencicipi keramahan khas Jogja!
Jadi, jangan lupa mampir ke angkringan. Selain hemat, kenyang, Anda juga dapat mencicipi keramahan khas Jogja!

0 komentar:
Posting Komentar